Raih Semua Dengan Teori dan Praktik

Perkenalan Bahasa C++ [1]

hqdefault

Bahasa C

Berdasarkan sejarah, bahasa C diciptakan oleh Dennis Ritchie pada tahun 1972 dari Bell Telephone Laboratories untuk digunakan dalam sistem operasi UNIX. Pada awalnya, bahasa C hanya digunakan untuk mengembangkan aplikasi jaringan. Namun pada perkembangannya, bahasa C banyak juga digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi-aplikasi non-jaringan.

Bahasa C tergolong bahasa pemrograman kelas rendah (semakin rendah suatu bahasa semakin sulit dipahami) yang menggunakan sedikit bahasa inggris dibandingkan bahasa -bahasa pemrograman yang lebih tinggi. Namun, dibalik kesederhanaanya, bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang powerful. Bahasa ini memiliki kemampuan untuk melakukan manipulasi dengan memori dan memiliki kebutuhan konsumsi memori yang kecil. Selain itu, bahasa ini lebih terstruktur jika dipetakan ke bahasa mesin (native code) dan memiliki kemampuan untuk memasukkan bahasa assembly ke dalam kode bahasa C (inline assembler).

Bahasa C++

C++ merupakan bahasa yang dikembangkan dari bahasa C oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1979 di Bell Labs. Bjarne Stroustrup menambahkan sifat Object -Oriented seperti Classes, Derived Class, Strong Type Checking, Inlining, dan fitur default argument sehingga pada awalnya, Bjarne Stroustrup menamakan bahasanya C with Classes. Baru pada tahun 1983, nama tersebut berubah menjadi C++.

C++ memiliki fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh C namun memiliki semua fitur yang ada pada C. Selain itu, dengan adanya standarisasi ANSI pada C++, membuat bahasa C++ akan memiliki ‘bahasa’ yang sama pada setiap compiler. Sifat pemrograman C++ adalah OOP (Oriented-Object Programming) yang membuat bahasa C++ lebih terstruktur. Jadi dengan kelebihan-kelebihan yang ada, dapat disimpulkan bahwa jika kamu belajar C++, maka secara otomatis kamu juga sedang belajar C.

Mengenal Compiler

Compiler merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk merubah source code suatu bahasa pemrogramam menjadi native code/bahasa mesin agar dapat dieksekusi oleh komputer. Compiler berbeda dengan interpreter, dimana compiler harus meng-compile suatu source code menjadi file executable (*.exe, *.com, dan lain-lain), sementara interpreter akan langsung meng-interpret soure code untuk dieksekusi. Sehingga interpreter akan langsung mengeksekusi perintah-perintah yang ada di source code, tanpa harus menubah source code menjadi bentuk executable.

Untuk mendownload gratis Program Borland C++ 5.02:
Via Tusfiles
Password :www.wongzo.blogspot.com
 
Channel Youtube [BERU BAH] :Perkenalan Bahasa C++ [1]

 

Sumber :http://www.sinauarduino.com/

http://www.wongzo.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: